Saturday, August 29, 2020

Poco Poco GWR Virtual Challenge

Ikuti Melalui Medsos



I. KETENTUAN UMUM 1. Poco-Poco GWR New Normal terbuka untuk umum (perorangan) dan GRATIS 2. Peserta mendapatkan e-piagam keikutsertaan 3. Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 video pada kategori yang berbeda 4. Posting video sesuai dengan ketentuan jadwal pada masing-masing kategori 5. Peserta via ig wajib follow IG: @kemenpora @deputi3kemenpora @pocopocogwr @dpp.fokbi @sahabatkecc Peserta via FB wajib follow & like Fanpage: @kemenporaIndonesia @pocopocogwr @sahabatkecc 6. Posting video 1 kali di FB atau 1 kali di IGTV (boleh di kedua medsos tetapi dengan video yang sama dalam 1 kategori) tidak boleh di delete, jika melakukan akan di diskualifikasi. Posting Video di Fb : Fanpage Official @pocopocogwr wajib menyertakan Tagar / Hastag Posting Video di IG : IGTV dengan wajib mention @pocopocogwr dan wajib menyertakan Tagar / Hastag 7. Pastikan video yang dikirim berbentuk LANDSCAPE dan tampilan peserta terlihat jelas 8. Pastikan FB atau IG tidak terkunci 9. Semua video yang masuk menjadi hak / milik panitia 10. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.

II. KETENTUAN CHALLENGE 1. Lakukan gerakan wajib Poco-Poco GWR New Normal (sesuai dengan contoh video peraga) terdiri dari gerakan opening, inti, linking dan closing yang tidak boleh dirubah. (Awal musik sd akhir musik 2 menit 22 detik) 2. Lakukan Kreatifitas berupa gerakan dan atau kata-kata dapat ditambahkan sebelum awal musik dimulai dan atau setelah akhir musik, total durasi video maksimal 3 menit berupa Gerakan wajib + Kreatifitas berupa ajakan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan New Normal melawan COVID 19 3. Memakai baju dan sepatu olahraga, dapat ditambah sedikit aksesori etnik daerah (selama tidak mengganggu gerakan) 4. Tuliskan nama, kategori yang diikuti, perwakilan (Sekolah / Kampus, Kementerian / Lembaga / Umum) dalam tautan / kolom status berupa caption / teks 5. Sertakan Hastag : #pocopocogwr #pocopoconewnormal #wonderfullpocopoco #kemenpora #deputi3kemenpora #dppfokbi #sahabatkecc #NNGWR2020

III. KATEGORI CHALLENGE 1. Pelajar dan Mahasiswa 2. KEMENTERIAN / LEMBAGA / BUMN / TNI / POLRI / DISPORA 3. Umum usia 45 tahun ke-bawah 4. Umum usia 46 tahun ke-atas IV. JADWAL PENGIRIMAN VIDEO 1. Kategori Pelajar dan Mahasiswa, tanggal 27 Agustus - 2 September 2020 Batas dukungan LIKE terbanyak (FB & IGTV) ditutup tanggal 9 September 2020, pukul 24:00 WIB. 2. Kategori KEMENTERIAN / LEMBAGA /BUMN / TNI / POLRI / DISPORA, tanggal 6 - 12 September 2020 Batas dukungan LIKE terbanyak (FB & IGTV) ditutup tanggal 20 September 2020, pukul 24:00 WIB. 3. Kategori Umum 45 tahun ke bawah, tanggal 16 - 22 September 2020 Batas dukungan LIKE terbanyak (FB & IGTV) ditutup tanggal 30 September 2020, pukul 24:00 WIB. 4. Kategori Umum 46 tahun ke atas, tanggal 26 September - 2 Oktober 2020 Batas dukungan LIKE terbanyak (FB & IGTV) ditutup tanggal 9 Oktober 2020, pukul 24:00 WIB. 5. Pengumuman seluruh pemenang tanggal 11 Oktober 2020 di Facebook fanpage official @pocopocogwr & Instagram official @pocopocogwr

V. PEMENANG & HADIAH 1. 5 Pemenang penampilan peserta terbaik pada video kategori Pelajar / Mahasiswa @Rp. 750.000 dan e-piagam pemenang 2. 5 Pemenang penampilan peserta terbaik pada video kategori KEMENTERIAN / LEMBAGA /BUMN / TNI / POLRI/ DISPORA, @Rp. 750.000 dan e-piagam pemenang 3. 5 Pemenang penampilan Peserta Terbaik pada video kategori Umum usia 45 tahun ke bawah, @Rp. 750.000 dan e-piagam pemenang 4. 5 Pemenang penampilan Peserta Terbaik pada video kategori Umum usia 46 tahun ke atas, @Rp. 750.000 dan e-piagam pemenang 5. Penghargaan kepada Sekolah / Kampus yang mengirimkan peserta terbanyak, Rp. 750.000 dan e-piagam penghargaan 6. Penghargaan kepada KEMENTERIAN / LEMBAGA / BUMN / TNI / POLRI/ DISPORA yang mengirimkan peserta terbanyak, Rp. 750.000 dan e-piagam penghargaan. 7. Penghargaan kepada Sanggar/Fitness Centre/Club yang mengirimkan peserta terbanyak usia 45 tahun ke bawah, Rp. 750.000 dan e-piagam penghargaan. 8. Penghargaan kepada Sanggar/Fitness Centre/Club yang mengirimkan peserta terbanyak usia 46 tahun ke atas, Rp. 750.000 dan e-piagam penghargaan.
9. Hadiah 1 peserta dengan LIKE terbanyak di FaceBook Rp. 500.000 dan e-piagam pemenang 10. Hadiah 1 peserta dengan LIKE terbanyak di IGTV, Rp. 500.000 dan e-piagam pemenang 11. Piagam keikutsertaan dapat diperoleh setelah challenge selesai pada 13 - 15 Oktober 2020 VI. UNDUH LAGU & VIDEO PERAGA *Kesulitan mendownload, copy link diatas dan paste pada browser anda

Thursday, August 27, 2020

Meriahkan HAORNAS 2020: Senam Poco-Poco GWR New Normal Virtual Challenge Diluncurkan

Poco poco GWR 
FOKBI (Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia ) Kota Bandung, siapkan beberapa anggota untuk turut serta memeriahkan Perayaan Hari Olahraga Nasional dengan Event Poco poco New Normal. Demikian Ketua FOKBI Kota Bandung Trie Nurseptari, SH ditengah tengah sibuknya ketika mengatur berbagai gerakan senam poco poco nusantara, di Bumi Sangkuriang Bandung.

Menurutnya, keikutsertaan Virtual Challenge selain mendukung program pemerintah melalui Kemenpora bekerjasama dengan FOKBI pada acara yang dibuka mulai tanggal 27 Agustus sampai 11 Oktober 2020, dalam rangka meningkatkan imunitas dam kebugaran tubuh menghadapi pandemi serta melawan COPID 19.
Disamping itu kata Tri, kegiatan tersebut merupakan ajakan tetap menjaga kebugaran sekalgus berolahraga, juga sekaligus mengajak masyarakat tetap aktif bergerak berolahraga melalui tarian poco poco sekaligus melestarikan budaya asli. bahkan masih kita ingat bahwa The Laregest poco poco dance mampu memecahkan rekor dunia ( Guinness world records pada tggl 5 Agustus 2018.
Untuk itulah masyarakat umum bisa mengikuti melalui video di rumah rumah, berolahraga dance poco poco gwr virtual challenge melalui media sosial Instagram, facebook @pocopocogwr hal ini bisa dilakukan kapan saja. Karena tahun ini beda dengan tahun sebelumnya, bahwa olahraga di tempat umum berisiko karena suasana pandemi COPID 19. Tapi olahraga tidak boleh pudar, virus bisa dilawan dengan imun tubuh yangkuat. Salah satunya yaitu dengan berolahraga guna menguatkan imun tubuh.
Dijelaskan juga, bahwa kegiatan ini berkaitan puncak acara perayaan hari olahraga nasional tanggal 9 September 2020 tahun ke-37. Katanya.
Poco poco GWR Kreasi Budaya asli indonesia
Sapta Nirwandar, Ketua FOKBI, menyampaikan bahwa perlombaan ini dilaksanakan untuk mengajak masyarakat terus dapat hidup aktif di masa pandemi. Bahwa pandemi COVID-19 bukan halangan untuk terus bergerak.

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengapresiasi pelaksanaan Poco Poco Virtual Challenge. “Pelaksanaan Poco-poco Virtual Challenge mudah-mudahan dapat menjadi magnet masyarakat untuk berolahraga. Agar momen ini mudah diingat dan menarik bagi masyarakat, tentu kita harus membuat sensasi. Sensasi ini bukan untuk gaya-gayaan, melainkan untuk memudahkan masyarakat mengingat kegiatan yang kita lakukan dan tentunya untuk membuat masyarakat lebih tertarik untuk berolahraga”, ucap Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta.
“POCO POCO GWR New Normal” Virtual Challenge dilaksanakan dalam beberapa kategori, yaitu :
1.           Pelajar / Mahasiswa (tanggal 27 Agustus - 2 September 2020 )
2.           Kementerian/Lembaga/BUMN/TNI/POLRI/Dispora (tanggal 6 September -  12 September 2020 )
3.           UMUM usia 45 tahun kebawah (tanggal 16 September – 22 September 2020 )
4.           UMUM usia 46 tahun keatas (tanggal 26 September – 2 Oktober 2020 )
5.           Pengirim Peserta Terbanyak dari masing-masing kategori 
6.           Like Terbanyak dari peserta di Instagram & Facebook

Sementara untuk pengumuman seluruh pemenang diumumkan melalui Instagram dan facebook pada tanggal 11 Oktober 2020.(UC)
Reporter : Yusup Supriatna

Monday, August 24, 2020

Alumni SMPN 5'69 HBH 1440 H



Alumni SMPN 5'69 HBH 1440 H

Tuesday, August 18, 2020

FOKBI Latihan terus membuat bugar dan sehat

Bandung, -Ketua Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Kota Bandung Tri Nurseptari, SH pimpin latihan bersama secara kelompok dengan instruktur dance ternama Reyner Hidayat di PRV Gegerkalong Bandung (8/1) Menurut Tri Nurseptari, SH kegiatan latihan ini merupakan rutinitas anggota fokbi yang melibatkan sanggar sanggar yang ada di kota Bandung. Anggota sanggar yang diikutsertakan latihan hanya terbatas para instruktur sanggar, kelak akan dipraktekkan ke anggota sanggar masing masing. Sehingga nanti pada waktu hari H yang akan mengisi acara di lapangan terbuka salah satu instansi pemerintah akan sama gerakannya. Selain latihan untuk persiapan turut memeriahkan HUT RI tahun ini, juga fokbi kota Bandung, kini sedang mempersiapkan gerakan poco poco Jawa Barat yang bakal menjadi icon tari budaya Jawa Barat. 

 Reporter: Tegar S Hadi

Wednesday, May 6, 2020

Fentty Effendi Bandung Selatan

Monday, May 4, 2020

Fentty Effendi Sapunyere pegat simpay

Monday, February 17, 2020

SMAN 2 PERINGATI HUT JIWALUMAJU 72 KE 13

SMAN 4 Meriahkan HUT ke 13 Jiwalumaju 2020

Monday, February 10, 2020

Indonesia Raya mengawali peringatan HUT Jiwalumaju ke 13

Sunday, December 22, 2019

SAAN 71 BERDANGDUT RIA DI PANGANDARAN

Salah Apa Aku SAAN 71

Saturday, December 21, 2019

SAAN Angkatan 71 piknik ke Green Canyon akhir tahun 2019

SAAN Angkatan 71 piknik ke Green Canyon akhir tahun 2019

Tuesday, January 22, 2019

Wisata Baru di Cianjur Selatan

Wisata The Reungit Forest
Sukarame Cianjur Selatan


Animo pengunjung membludak
Sukanagara, (mandalanews).- The Reungit Forest adalah potensi baru wisata alam kawasan Desa Sukarame Sukanagara Cianjur Selatan. Lokasi yang berada di kawasan Perhutani Sukanagara Selatan ini, baru dibuka untuk umum awal tahun 2019. Namun animo masyarakat sangat tinggi, baik warga sekitar maupun dari luar kota Cianjur.
Kepala Desa Sukanagara

Hal tersebut menurut Kepala Desa Sukanagara Apendi, selain meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), juga menambah perekonomian masyarakat setempat. Seperti lapangan pekerjaan, kepedulian warga menjaga lingkungan, pendidikan dan banyak hal lain yang berpengaruh kepada kawasan Sukanagra bisa dikenal lewat wisata alam.


Nanang Iskandar
Menurut penggagas the reungit forest Nandang Iskandar warga Desa Sukarame, ingin lebih meningkatkan perekonomian warga yang belum berhasil dengan baik, disamping memperdayakan para generasi muda yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Dengan adanya lokasi wisata baru ini paling tidak bisa membantu tidak sedikit warga setempat. Bahkan akhir tahun 2018 begitu dibuka para pengunjung tidak sedikit jumlahnya. Mereka berdatangan dari desa desa tetangga bahkan tidak sedikit pula dari Bandung, Sukabumi Jakarta.

Diharapkan wisata baru ini dapat berkembang dengan berbagai fasilitas, baik pelebaran lokasi penataan penyedia jasa, mulai dari makanan dan kenyamanan para wisatawan, kata Nandang.

BKPH Asper Sukanagara Selatan H Deni Rustiadi

Wisata alam yang menarik di kawasan Cianjur Selatan ini diharapkan menjadi andalan perhutani, karena selain belum ada wisata di kawasan Sukanagara ini juga, the reungit forest memberikan wisata alam yang nyaman, luas, bersih.

Disamping pihak perhutani memberikan kontribusi, juga memberi kesempatan kepada warga desa sukarame untuk meningkatkan pendatapan asli daerah, dengan melibatkan berbagai unsur.



Kepala Seksi Pemerintahan & PM Kecamatan Sukanagara, Ruswandi mendukung penuh dengan gagasan para anggota karang taruna yang dipelopori oleh Nandang Iskandar . Konon gagasan wisata yang mampu mendatangkan banyak pengunjung ini, termotifasi oleh wisata di kawasan Cikole Lembang.
Kasi Pemerintahan & PM Kecamatan Sukanagara
Biasanya menjelang akhir pekan, kawasan ini mulai ramai oleh para pendatang bahkan warga setempat kini sudah mulai mendirikan beberapa warung di kawasan lokasi wisata. Tidak menutup kemungkinan daerah wisata atau di kota kecamatan akan berdiri bangunan baru berupa penginapan penginapan yang tentunya akan mendatangkan PAD lebih banyak lagi serta kawasan Sukarame akan menjadi tujuan wisata lokal.

Sementara itu, lokasi the reungit forest, memang mengesankan, para pengunjung dibuat manja dengan alam yang asli, hijau lembah, cocok untuk berpetualang jalan kaki bersama rombongan. Bahkan ratusan pelajar sengaja belajar bersama tentang pertumbuhan tanaman di kawasan perhutani.

Semuanya di design alami sesuai alam yang sudah menyediakan kesejukan, nyaman, aman. Sedangkan perkembangan lain konon akan dibuka berbagai fasilitas permainan.






Iring iringan offroad

Komunitas ibu ibu berdiskusi

Wartawan Yopi, S Hadi

Redaktur : Sonni Hadi



Untuk nonton channel yang lain tinggal click logo stasiun tv yang tersedia dibawah
Share this video

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More