Sunday, December 22, 2019

SAAN 71 BERDANGDUT RIA DI PANGANDARAN

Salah Apa Aku SAAN 71

Saturday, December 21, 2019

SAAN Angkatan 71 piknik ke Green Canyon akhir tahun 2019

SAAN Angkatan 71 piknik ke Green Canyon akhir tahun 2019

Tuesday, January 22, 2019

Wisata Baru di Cianjur Selatan

Wisata The Reungit Forest
Sukarame Cianjur Selatan


Animo pengunjung membludak
Sukanagara, (mandalanews).- The Reungit Forest adalah potensi baru wisata alam kawasan Desa Sukarame Sukanagara Cianjur Selatan. Lokasi yang berada di kawasan Perhutani Sukanagara Selatan ini, baru dibuka untuk umum awal tahun 2019. Namun animo masyarakat sangat tinggi, baik warga sekitar maupun dari luar kota Cianjur.
Kepala Desa Sukanagara

Hal tersebut menurut Kepala Desa Sukanagara Apendi, selain meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), juga menambah perekonomian masyarakat setempat. Seperti lapangan pekerjaan, kepedulian warga menjaga lingkungan, pendidikan dan banyak hal lain yang berpengaruh kepada kawasan Sukanagra bisa dikenal lewat wisata alam.


Nanang Iskandar
Menurut penggagas the reungit forest Nandang Iskandar warga Desa Sukarame, ingin lebih meningkatkan perekonomian warga yang belum berhasil dengan baik, disamping memperdayakan para generasi muda yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Dengan adanya lokasi wisata baru ini paling tidak bisa membantu tidak sedikit warga setempat. Bahkan akhir tahun 2018 begitu dibuka para pengunjung tidak sedikit jumlahnya. Mereka berdatangan dari desa desa tetangga bahkan tidak sedikit pula dari Bandung, Sukabumi Jakarta.

Diharapkan wisata baru ini dapat berkembang dengan berbagai fasilitas, baik pelebaran lokasi penataan penyedia jasa, mulai dari makanan dan kenyamanan para wisatawan, kata Nandang.

BKPH Asper Sukanagara Selatan H Deni Rustiadi

Wisata alam yang menarik di kawasan Cianjur Selatan ini diharapkan menjadi andalan perhutani, karena selain belum ada wisata di kawasan Sukanagara ini juga, the reungit forest memberikan wisata alam yang nyaman, luas, bersih.

Disamping pihak perhutani memberikan kontribusi, juga memberi kesempatan kepada warga desa sukarame untuk meningkatkan pendatapan asli daerah, dengan melibatkan berbagai unsur.



Kepala Seksi Pemerintahan & PM Kecamatan Sukanagara, Ruswandi mendukung penuh dengan gagasan para anggota karang taruna yang dipelopori oleh Nandang Iskandar . Konon gagasan wisata yang mampu mendatangkan banyak pengunjung ini, termotifasi oleh wisata di kawasan Cikole Lembang.
Kasi Pemerintahan & PM Kecamatan Sukanagara
Biasanya menjelang akhir pekan, kawasan ini mulai ramai oleh para pendatang bahkan warga setempat kini sudah mulai mendirikan beberapa warung di kawasan lokasi wisata. Tidak menutup kemungkinan daerah wisata atau di kota kecamatan akan berdiri bangunan baru berupa penginapan penginapan yang tentunya akan mendatangkan PAD lebih banyak lagi serta kawasan Sukarame akan menjadi tujuan wisata lokal.

Sementara itu, lokasi the reungit forest, memang mengesankan, para pengunjung dibuat manja dengan alam yang asli, hijau lembah, cocok untuk berpetualang jalan kaki bersama rombongan. Bahkan ratusan pelajar sengaja belajar bersama tentang pertumbuhan tanaman di kawasan perhutani.

Semuanya di design alami sesuai alam yang sudah menyediakan kesejukan, nyaman, aman. Sedangkan perkembangan lain konon akan dibuka berbagai fasilitas permainan.






Iring iringan offroad

Komunitas ibu ibu berdiskusi

Wartawan Yopi, S Hadi

Redaktur : Sonni Hadi

Friday, January 18, 2019

CALEG HANURA RENDY NUGRAHA SE

Wednesday, January 16, 2019

TERIMAKASIH BPJS

"MEREKALAH PARA MALAIKAT ITU "

JANTUNG TERSUMBAT KERAK DI PEMBULUH DARAK

Oleh : Dindin M Machfudz

Setidaknya dalam pandanganku. Setidaknya pada Rabu Malam 9 Januari 2019 pkl 20.00 itu.
Pasien
Betapa tidak. Malam itu saya terbaring di ruang tindakan medis  Kateterisasi Jantung atau Cath Lab  Rumah Sakit Sentra Medika yang didominasi warna biru lembut. Saya menjadi pasien Tindakan Kateterisasi yang ketiga Tim Dokter yg dipimpin oleh  Dr Dian Zamroni Sp.JpFIHA. Saat itu boleh dikata saya dalam keadaan  pasrah, Ikhlas,  tidak berdaya di tengah peralatan canggih Kedokteran dan Tim Dokter yang Profesional, Ramah, Friendly, Belia, Solid, Berakhlak Mulia in sya Allah dan berseragam warna biru muda.

Saya Ikhlas. Saya serahkan penanganan Jantung saya yang tersumbat kerak di Pembuluh Darah Jantung  itu yang sering membuat Sakit dada luar biasa dan sesak nafas, itu kepada Dr Dian Zamroni yang sudah kondang di kalangan  pasien Jantung  dan Kedokteran Jantung. Sehari-hari beliau memang bertugas di RS Pusat Jantung Harapan Kita dan RS Sentra Medika ini.  Orangnya pun Aware, Friendly, Humanis dan Helper.

LALU saya diminta tidur celentang oleh seorang perempuan anggota Tim. Tim Malaikat tadi.  Tiba-tiba saja sesak nafas  menjalari diri saya. Kondisi seperti ini, yaitu jikalau tidur celentang hanya dengan satu bantal, sering menyebabkan nafasku terganggu. Sesak.
"Pak, apa yang Bapak rasakan bilang saja, ya," ujarnya.
"Siap, boleh ditegakkan sandaran bantalnya?" Pinta saya.
"Boleh .."
Anggota Tim lain berteriak. "Berikan Oksigen kepada
Pasien .."
Lalu senderan bantalnya ditegakkan.
"Bapak, kalau merasa kepala pusing juga bilang, ya."
"Alhamdulillah, tidak. Terima Kasih," jawabku.
"Pak, siap ya. Kita mulai, ya ..., " kata Dr Zamroni.
Bismillahirrahmanirrohim ...
"Pak, Maaf, disuntik bius lokal dulu, ya .. "
"Iya," jawabku.
Tidak berapa lama terasa ada sesuatu yang masuk menjalari urat nadi di tangan kananku. Barangkali itulah selang pipih dan lentur sedang memasuki Urat Nadiku menuju Jantungku. Dulu, Kateterisasi ini hanya dimaksudkan untuk melihat dan menerawang kondisi Jantung pasien.. Kini dapat sekaligus untuk memasang Ring atau Stent guna mengatasi plak yang menghalangi arus aliran darah ke Jantung.

Sementara itu di dalam hatiku dan Jantungku dan lidahku, aku terus melantunkan Kalimat Tauhid : La Ilaha Illa Allah, Muhammad Rasulullah .. Ya Allah, Jantungku adalah wilayah-Mu. Ranah-Mu. Hidup-Matiku berawal dan berakhir di organ vital ini. Mohon izinkan Dokterku yang baik hati ini menjamahnya untuk merawatnya demi kesembuhan dan Kesehatanku, ya Allah. Berikan kesempatan Hamba yang fakir ini Kesehatan dan Keberkahan-Mu agar aku dapat menjadi hamba yang Beriman dan Bertakwa kepada-Mu serta bermaslahat maksimal bagi Hamba-hamba-Mu ... Termasuk Berkhidmat kepada Istriku dan Anak-anakku serta Cucuku dan Cicitku. Ya Allah, jadikan wafatku Husnul Khatimah .. Amiiinnn.

Tiba-tiba ada perintah Ketua Tim Dokter : Tensi, perhatikan Tensi.
Lalu saya perhatikan layar monitor yang berada di atas. Kulihat ujung Kateter bergerak-gerak di suatu organ yang …banyak semacam akar atau serabutnya. Boleh jadi, inilah Jantungku. Inilah untuk pertama kalinya saya menyaksikan organ vitalku yang tidak pernah beristirahat sejenak pun sekalipun diriku sedang tidur. Dialah organ sumber Energi hidupku selama ini. Yang kalau dia berhenti, tamat pulalah hidupku di Alam Fana  ini. Tiba-tiba terdengar suara :
Ya, di sini. Di posisi ini. Tembak .. Lalu terasa ada sesuatu yang datang dan kemudian menetap di dadaku. Boleh jadi inilah yang disebut Ring atau Stent itu.

Kalau demikian, Ring tersebut kini telah berada di dalam Pembuluh Darah Jantungku. Kalau demikian, kondisiku yang acap sakit di dada yang rosonya bagai dipelintir serta sesak nafasku yang membikin gelagapan, nantinya akan menghilang. Akan sirna. Sudut mataku sempat melihat tangan Dokter menarik sesuatu keluar dari tangan kananku. Saya pikir prosesi pemasangan Ring telah usai. Saya mulaii merasa lega. Rasa cemasku sirna sudah. Tapi bantuan Oksigen masih terus terpasang di hidungku sebelum kemudian dilepas. "Nanti di HCU agar minta Oksigen, " ujar seorang Tim Medis yang Malaikati itu. Saya menganggukkan kepala. Lalu seorang suster mendorong saya keluar menuju HHCU, ruang khusus untuk observasi pasien Kateterisasi Jantung. Sebuah ruangan yang dilengkapi dengan berbagai peralatan medis dan aneka suara mesin : Tut, tut, tut, nit, nit, nit .. niuuttt ... Sepanjang Malam saya nyaris tidak bisa tidur. Bukan lantaran bunyi-bunyian Alat monitor tensi dan Jantung tersebut. Melainkan lantaran  setiap 20 - 30 menit saya buang air kecil lantaran minum pil Ferosamide.

Alfa - Omega, sungguh tiada kata yang tepat untuk semua tindakan medis yang Profesional, Jempolan dan Cekatan tersebut, kecuali ucapan Terimakasih yang tak terhingga kepada Dr Dian Zamroni SpJpFIHA beserta Timnya.  Sebagai peserta BPJS tentu saja, saya mengucapkan Terimakasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memfasilitasi tindakan medis dengan baik. Juga ucapan Terimakasih yang spesial  kepada Bidadariku dan Anak-anakku yang sabar dan Tawakal, serta rasa Syukur ke hadirat Allah Yang Maha Agung atas perkenan-Nya untuk kesembuhanku ini. **

Dindin Machfudz adalah Anggota Dewan Redaksi MandalaNews.Com, Penulis Buku 'Sehat Menyikapi Masalah Rumah Tangga',  Praktisi Komunikasi di Bidang Public Relations, CSR, Jurnalistik.

Penanggungjawab: Sonni Hadi

Monday, December 17, 2018

FOKBI Jabar Juara 3 Nasional

Monday, November 5, 2018

Dra Hj Yety Katmawaty Sukses di Organisasi dan Parpol

Kegiatan Forum RW Kota Bandung
Bandung, (mandalnews).- Sebut saja sosok seorang wanita tahan serangan badai, tahan benturan, berani mengatakan benar walau yang dihadapi sekalipun orang dianggap "kuat" namun ia tak bergeming berdiri tegap dan tegas. Itulah Drs. Hj. Yetty Katmawaty yang jebolan Fikom Unpad.



Tidak heran wanita yang dikenal dengan sebutan Teh Yetty bu AMI atau bu RW ini, selalu mendapat dukungan dalam berbagai hal. Baik itu masalah sosial maupun masalah kemasyarakatan, sampai organisasi. Bahkan organisasi yang digelutinya bukan saja satu atau dua, Yetty Katmawaty ini tergolong luwes, betapa tidak iadipercaya sebagai Ketua organisasi sosial yaitu radio antar penduduk indonesia Kota Bandung dua periode.

Sebagai Ketua RAPI Wil Kota Bandung (ft:Sonni Hadi)
Bukan itu saja Hj Yetty ini juga sebagai Ketua PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Kota Bandung, juga sebagai Ketua RW dua periode di daerahnya. Organisasi lainnya juga sebagai pengurus Pemuda Panca Sila, dan organisasi lainnya yang berpengaruh di Kota Bandung.

Dengan sepak terjangnya itulah, Yetty Katmawaty mendapat dorongan dan dukungan dari berbagai kalangan di organisasi non partai maupun di partainya. Hal tersebut sangat cocok untuk menjadi wakil mereka di Kota Bandung, khususnya Daerah Wilayah (Dapil 5) yang mencakup Gedebage, Buahbatu, Bandung Kidul,  Rancasari dan Regol.

Ketika ditanya tentang pencalonannya, iya menjawab cukup sederhana. " ingin melaksanakan amanah masyarakat dan niatnya tulus " jawaban yang menarik dan menggembirakan bagi masyarakat yang berada di wilayah pilihannya itu. Karena tidak mengubar janji dan janji, sesuai dengan karakternya yang selalu ingin membantu dan mendengar.

Semuanya itu sejalan dan searah dengan organisasi sosial lainnya yang digeluti selama ini. baik di forum RW Kota Bandung, kepemudaan Kota Bandung, juga di lingkungan RWnya sendiri.

Semoga keinginannya melaksanakan amanah menjadi kenyataan melalui wakil masyarakat di Kota Bandung, khususnya di Dapil 5.

Yetty Katmawaty menjadi calon legislatif dari partai Gerindra, untuk legislatih DPRD Kota Bandung, ia mendapat nomor urut 3.


Wartawan : Yusuf Supriatna

Editor       : Sonni Hadi

Sunday, November 4, 2018

infrastruktur, dan Peningkatan SDM yang Visioner

Dr. H. Ondang Surjana Drs., SH., M.Si., QIA
Caleg Dapil VIII untuk DPR-RI


Laporkan kerusakan hutan ke polisi
Investigasi lapangan
Cirebon, (Mandalanews).- Berangkat dari pemerhati lingkungan, serta kepedulian terhadap lingkungan di masyarakat sekitarnya, seorang pengacara dan juga dosen yakni Dr.H Ondang Sarjana, Drs., SH., M.Si., QIA maju untuk berkiprah melalui calon legislatif (Caleg) untuk DPR-RI dari daerah wilayah (Dapil VIII) Jawa Barat yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon.

Ondang Surjana yang dikenal kalangan masyarakat di tiga kota dan kabupaten tersebut, memang sangat cocok untuk menjadi panutan serta wakil masyarakat. Betapa tidak, kiprahnya sangat dirasakan berbagai kalangan, mulai dari pemerhati lingkungan hidup di kawasan cirebon, indramayu dan kabupaten cirebon, juga salah satu penggerak peduli lingkungan hidup yang selama ini dirasakan oleh para nelayan, petani di kawasan tersebut.

Karena pedulinya Dr. H Ondang, pernah melaporkan kerusakan hutan mangrove ke Satreskrim di Polres Indramayu, dibantu para pemuda pelopor, team kementrian lingkungan hidup, Perhutani, Pemda Indramayu.

Dengan kiprahnya inilah, seorang Ondang banyak yang mendorong untuk menjadi wakil rakyat guna memperjuangkan hak hak rakyat di daerah Cirebon, Kab Cirebon dan Indramayu. Mencuatnya hasil investigasi Dr H Ondang di kawasan Pabelan Hilir Blok Tegur, tidak sedikit warga masyarakat untuk mendukungnya lebih memperjuangkan hak hak mereka.

Bahkan pemerintahan setempat setelah adanya hasil investigasi, kini sudah mulai ada perubahan yang dirasakan warga masyarakat yang terdampak dari pengrusakan hutan tersebut.

Dr. H Ondang resmi menjadi Caleg dari partai Nasdem, hal tersebut menurutnya sangat cocok dengan tujuan partainya yakni tentang "Restorasi" bahkan ingin berusaha untuk menambah nilai lebih tentang mencerdaskan masyarakat, sejahtera dan sejajar dengan masyarakat di wilayah jawa barat pada umumnya.

Selain lebih meningkatkan pembangunan fisik, juga Dr. H Ondang berusaha untuk menyeimbangkan lahir bathin masyarakat di daerah pilihannya, agar warga masyarakat lebih mumpuni untuk keluarga, masyarakat dan sekitarnya dan negara, katanya. Kenapa Dr. H Ondang memilih berkiprah pada pelestarian lingkungan,?.

Menurutnya masih banyak masyarakat di kawasan tersebut yang kehidupannya pada hasil nelayan dan petani, sehingga lahan yang sangat perlu adalah kawasan hutan yang sangat perlu mendapat perhatian lebih.


Wartawan: Yopi

Redaktur: Sonni Hadi






Tuesday, October 30, 2018

Musibah Dalam Perspektif Al-Qur'an

Musibah

Prof DR. Asep Usman Ismail MA
Belakangan Musibah Bencana Alam datang Bertubi-tubi menimpa bagian Negeri Tercinta. Sebut saja Gunung meletus, Banjir, Longsor,  Gempabumi, Tsunami, Likuefaksi alias Tanah bergeser, berubah menjadi Lumpur,  membelah, menelan bangunan dan pepohonan beserta penghuninya. Lantas bagaimana kita memahami dan menyikapinya?

Prof Dr Asep Usman Ismail MA, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Tim Ahli Tafsir Al-Qur'an Kemenag RI, mengungkapkan telaah dan analisis kritisnya pada Kajian Subuh (27/10) di Masjid Al-Muhajirin Mampang Depok.

Pertama, memahami bahwa Allah itu Al-Khaliq atau Maha Pencipta segala sesuatu di Alam Semesta ini. Baik di Bumi maupun di Langit. Allah adalah Pemegang Otoritas Mutlak atau Causa Prima yang menciptakan Sunnatullah atau orang lain menyebutnya sebagai Hukum Alam. Semisal benda pasti akan jatuh ke bawah. Manusia pasti mati.

Ada Siang dan Malam. Matahari sebagai Sumber energi di Siang Hari dan Bulan di Malam hari. Selanjutnya, meski Allah atau Robb itu Pencipta Hukum Alam atau Hukum Allah atau Sunnatullah, Allah tidak serta merta tunduk kepada Hukum buatannya. Sebab Dia adalah Pemegang Otoritas Mutlak.

Sesekali Dia memerintahkan Api utk menjadi dingin seperti tatkala Nabi Ibrahim As dibakar oleh Namruz. Atau Air keluar dari Langit dan Bumi untuk menjadikan banjir bah di masa Nabi Nuh As sehingga Seluruh Manusia atau penduduk negeri tewas ditelan banjir, terkecuali Manusia Beriman yang sebahtera dengan Nabi Nuh.

Bisa juga terjadi Gempa Bumi Yang Dahsyat disertai Tsunami yang hebat dan Likuefaksi. Allah sangat kuasa menciptakan segala sesuatu sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur'an (QS Al-Baqarah, Al-Araf, Al-Mulk). Yang pasti, Alam tunduk kpd Sunnatullah tsb. Di sini bedanya persepsi kaum Muntazillah dan Orientalis. Sebagai ciptaan Allah, Alam seperti Gunung, Laut, Tanah, Air, Angin itu tunduk patuh Mutlak dalam Hukum Allah atau Hukum Alam tsb.

Nah, mereka dapat meminta izin Allah untuk memuntahkan laharnya, mengguncang Bumi berupa Gempa,  meluapkan Gelombang dahsyatnya seperti Tsunami. Sebab Alam tsb tunduk patuh pada Hukum Allah. Kalau sudah saatnya meletus datang meminta izin Allah dan Karena Alam itu tunduk patuh pada Hukum Alam, maka para ahli Gempa dan Gunung dapat mendeteksi kapan Alam itu akan memberontak, kapan Akan terjadi Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari? Semua itu dalam pengetahuan dan kendali Allah sebagai Causa Prima.

Selain Alam tadi yg diciptakan Allah lebih awal, Makhluk ciptaan-Nya yang lain adalah Manusia dan Jin termasuk Setan dan Iblis yang semuanya diciptakan utk hanya Beribadah kepada Allah (QS Al-Baqarah, QS Al-Mulk dll). Tapi kenyataannya dengan dibekali oleh instrumen Akal Budi, Agama dan Akhlak termasuk Hawa Nafsu, Manusia sering membantah Allah atau perintah Allah, bahkan menentang Allah yang disebut dengan Kufur, Munafik atau Musyrik. Sebut saja Fir 'aun yg mroso setara Allah, Qorun si rakus harta yg ditenggelamkan dan ditelan Bumi,  Haman si Gila Hormat yang hedonis dan Pragmatis, Samiri si Gila atau Sok Berilmu yg sombong.

Nah, Empat Serangkai ini selalu hadir di setiap Zaman. Di Tengah itu Ada Nabi atau Rasul Allah yang memperingatkan Umatnya dan Ulama atau para Auliya yang deket dengan Allah, yang doanya diijabah Allah, yang akhlaknya Karimah, yang makannya terjaga halal dan thoyib Seratus persen. Allah Cinta keoadanya dan diapun Cinta kpd Allah.

Terdapat juga Hamba Allah yg Shalih secara personal dan Sosial.
Lantas, kenapa Allah menurunkan Musibah atau Bencana?!
Pertama, untuk mengingatkan Manusia agar jangan mroso Aman dengan Maksiatnya dan durhaka kpd Allah, sehingga Allah murka atsu marah. Tentunya setelah sebelumnya Allah memberikan peringatan-peringatan sebelumnya yang dapat ditangkap oleh Ilmuwan mumpuni semisal Prof Katili atau Ulama Lurus.

"Maklumlah sekarang ini banyak Ulama mengaku Ahlul Sunnah Wal-Jamaah padahal Sesungguhnya Ahli Sunnat Wal-Gegabah. Sehingga berbuat Makar kepada Allah. Secara Sosial jabatannya Pemimpin Anu tapi secara personal ia mungkin menderita kelainan atau pribadi yang Bermasalah," tutur Prof Asep UI yg juga Tim Pakar Tafsir Al-Qur'an Kemenag RI dan Penulis buku-buku Islam dan Tasawuf. Buku terbarunya berjudul Peran Tasawuf di Era Global.

Kedua, dapat dimaknai sebagai hukuman Allah agar menghentikan Tipudaya, Kezoliman, Kejahatan dan Merusak Alam.

Ketiga, Musibah dapat dimaknai sebagai Ibroh atsu Tadabur.
Prof Asep mengingatkan utk memahami realitas tsb perlu Iman. Iman itu ada tahapannya, yaitu meresap dalam jiwa, kemudian menghayati dengan Saksama, mengakar dalam jiwa, kemudian dinyatakan secara Lisan Dalam kalimat Tauhid : La Ilaha Illa Allah, Muhammad Rasulullah. Jika power Iman ini sudah terbentuk, maka individu tsb selalu dalam jalan yang Benar (Shiddiq), Jujur, Berpikir dan berbuat semata Karena ingin meraih ridho Allah. Selanjutnya sang Hamba Allah akan membuktikan dalam Sikap dan Perilakunya Sehari-hari sbgmana Ayat Allah :

Editor : Sonni Hadi

Sunday, October 21, 2018

Pencerahan yang manfaat

RUMAH TANGGA SURGAWI DAN NERAKAWI

Oleh : Dindin Machfudz


Baiti Jannati, Rumahku Surgaku,
Demikian ungkapan indah Baginda Nabi Muhammad Saw.
Meski demikian, apakah runah tangga Nabi tidak pernah mengalami friksi?
Tentu saja pernah. Khususnya pasca Ummulmukminin Khadijah binti Khuwailid, satu-satunya istri beliau  yg dinikahi 25 tahun sebelumnya wafat pada tahun 619. Setelah menduda 2 - 3 tahun, Nabi menikahi Saudah janda tua yg ditinggal wafat suaminya yg awal memeluk Islam. Menyusul kemudian menikahi putri sahabatnya Abu Bakar as-Sidiq, Aisyah, dan putra sahabatnya Umar bin Khathab yg bernama Hafshah, serta Zainab. Kedua perempuan terakhir janda. Di masa rumah tangga jilid kedua ini terjadi persaingan antar istri. Termasuk kecemburuan Aisyah kpd Khadijah yg sering dipuji Nabi dan bahkan mendapatkan Salam Allah melalui Malaikat Jibril As. Aisyah juga cemburu kpd Maria asal Mesir yg melahirkan putra Nabi bernama Ibrahim.

Tapi semua friksi tsb dapat diatasi Nabi dengan baik, Adil, humanis, memuaskan sehingga para istri Nabi tunduk dan istiqomah ketika Allah mewahyukan Nabi utk para istri Nabi utk memilih Nabi beserta Allah dan Hari Kiamat atau dunia dgn kesenangannya. Para istri kemudian memilih Nabi Saw.
Lawannya Baiti Jannati adalah Baiti Naari alias Rumahku Nerakaku.
Siapakah Suami Istri penghuni Neraka?
Allah  dalam Al-Qur 'an Surah Al-Lahab mewartakan Abu Lahab dan Istrinya Umi Jamil selagi pasangan tsb masih jumeneng alias hidup. Karena pasangan tsb jahat dan kompak dalam kejahatan permanen berniat membunuh Nabi Saw dg segala kuasanya Dan hartanya.
Kedua, adalah istri Nabi Nuh As Dan Nabi Luth, yg oleh Allah Swt dalam Al-Qur 'an dinilsi kedua perempuan itu telah khianat kpd kedua Nabi tsb.
Ketiga, Suami penghuni Neraka adalah Fir ' aun, sementara Istrinya Aisiyah menjadi penghuni Surga-Nya.
Buku  Sehat Menyikapi Masalah Rumah Tangga
Ini ingin menjadi Sahabat para Istri dan Suami dalam mengatasi friksi dan cekcok di antara mereka. Saat ini begitu mudahnya para pasangan utk berpisah dan bercerai. Padahal perkawinan atau hidup berumahtangga itu berlanjut terus hingga di Akhirat bahkan di Surga-Nya nanti. Sebagaimana Allah katakan dalam QS At-Thur  : 21 yaitu :
"Dan orang-orang yang Beriman beserta anak Cucu mereka Yang mengikuti mereka Dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan Anak Cucu di dalam Surga, dan Kami tidak mengurangi sedikit pahals amal (Kebajikan) mereka. Setiap orang terijat dengan apa yang dikerjakannya." **

Tuesday, October 16, 2018

MASJID ITU KUDU RAMAH

MASJID ITU KUDU RAMAH

Rapat komisi (ft :ist)
Depok - Dewasa ini semakin banyak Masjid yang bangunannya megah, indah, lengkap fasilitasnya. Meski demikian kita masih langka menemukan Masjid yang Bersih dan Ramah kepada para Jamaahnya. Khususnya kepada Jamaah usia Remaja dan Kanak-kanak serta penyandang difabel alias  penyandang cacat.

"Bilamana kita melongok ke Toiletnya, amboi kotornya. Tatkala kita pipis, airnya kagak ngocor. Pintu toiletnya dibiarkan rusak nggak bisa dikunci. Tatkala mau ambil air Wudhu, airnya nggak jernih dan kecil. Tatkala masuk ruang Sholat, Karpet atau Sajadahnya bau aroma tidak sedap," ujar Ir Zulkarnaen M.Sc, Ketua Pengurus Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Kerja Pengurus DMI Kota Depok, Ahad kemarin di Masjid Balaikota Depok.
Ketua DMI Jabar Zulkarnaen (ft Ist)

Zulkarnaen selanjutnya menyerukan agar para Ketua DKM se-Kota Depok Dan Kota-kota di Jawa Barat mulai mengubah orientasinya. Yaitu Masjid itu kudu Bersih, Indah, Ramah kepada Anak-anak, Remaja dan penyandang cacat. Sebab Masjid adalah sarana Pendidikan penting buat Anak-anak Kita. Masjid adalah tempat persemaian nilai-nilai Islam termasuk Akhlak khususnya nilai-nilai Kemuliaan Al-Qur'an Dan Sunah Rasulullah Saw. Untuk itu Ketua DKM perlu membangun fasilitas Sosial seperti Taman, Arena Bermain Anak-anak, Perpustakaan, Wi Fi, Arena Latihan Silat dan Olahraga lainnya. Sehingga para Remaja Dan Anak-anak mau datang ke Masjid dengan Sukacita sebab segalanya ada di Masjid. Dan saatnya tiba waktu Sholat langsung Sholat Berjamaah.

Pihaknya katanya terkesan dengan fasilitas dan layanan Yang diberikan oleh para petugas di Masjid Darussalam Karang Tengah Cianjur. Sepatu Dibersihkan dan disemir. Minum kopi dan aneka sirop gratis. Sajadahnya wsngi. Toiletnya super Bersih. Air Wudhunya jernih. "Akhirnya kita pun tertarik dan Berinfak Rp 50 ribu, " tutur Zulkarnaen dalam logat Bahasa Sunda yang medok.

Pelayanan dan fasilitas yang super juga diberikan oleh Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Masjid Namirah Lamongan, dan Masjid Al-Makmur Denpasar. "Ketika Pak JK (Yusuf Kalla) selaku Ketua Umum DMI memerintahkan saya studi banding ke Masjid di Bali, saya heran. Tapi setelah datang langsung dan merasakan Sensasinya di sana, baru saya tahu. Managemennya okr punya. Jamaah Sholat Subuhnya membludak. Saya pun kebagian fi Shaf kelima dari niat di shaf pertama, " sambung Ketua DMI Jabar.

Sementara itu Ketua DMI Depok Dr KH I'ie Naseri Muhammad mengingatkan para Pengurus DMI dan Ketua DKM se-Kota Depok agar terus meningkatkan kerjasama Sinergistik untuk memberdayakan Umat sesuai motto DMI, yaitu kita Mskmurkan Masjid dan Masjid Memakmurkan Kita.

Kepala Cabang BNI Syariah Depok menghimbau sudah saatnya para Pengurus DKM utk membuka rekening dan bertransaksi di BNI Syariah. Agar segalanya halal dan thoyib.

Redaktus Sonni Hadi.

Monday, October 8, 2018

BAGAI BUIH DAN SANTAPAN SEDAP PARA PEMANGSA YANG RAKUS DAN LAPAR

Dindin M Machfudz:

 BAGAI BUIH DAN SANTAPAN SEDAP

PARA PEMANGSA YANG RAKUS DAN LAPAR


Ketua Dewan Pembina FPI Habib Muhsin Alatas menyoroti posisi Umat Islam dewasa ini yang berada pada posisi yang krusial. Kondisi saat kurang lebih Sama dengan yang digambarkan oleh Nabi Muhammad Saw lebih 14 abad silam, yaitu sebagai berikut :

Rasulullah bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air.
Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati,” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud).

Habib Muhsin bin Ahmad Alatas yang dikenal sebagai murid Waliyullah Kyai Hasan Asy 'ari dari Magelang ini selanjutnya mengutip kitab al fitan wal malahim ibnu katsir rangkaian akhir zaman urutan2 kehidupan

Dalam Kitab tsb Ulama mumpuni Ibnu Katsir menguraikan perihal kondisi Umat Islam di Akhir Zaman secara rinci lengkap dengan pertanda-pertandanya dan karenanya menjadi referensi para Ulama di Dunia.

Umat Islam itu banyak tapi salah-salah bagai buih di lautan yang terombang-ambing digoyang Gelombang dan dihembuskan Angin.

"Buih itu kan Busa Putih dan ringan tanpa Berat Jenis. Beda dengan Batu atau Besi yang BD-nya lebih berat ketimbang Air Laut sehingga langsung tenggelam ke dasar laut. Sekarang pun Umat Islam terpecah belah atau dipecah belah. Juga para Ulamanya terpecah belah sebagaimana digambarkan Allah dalam QS Ar-Rum : 31. Mereka tiap tiap kelompok menjadi bangga akan kelompoknya.

Umat Islam juga digambarkan oleh Nabi Saw ibarat makanan sedap yang terhidang di atas meja di hadapan para pemangsa yang lapar dan rakus dan nyaris tidak bermoral Sama sekali, " tutur Habib Muhsin yang juga Calon Anggota Legislatif dari Partai Bulan Bintang di depan Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Depok dalam pengajian bulanan kemarin.

Agar Umat tidak terpecah belah dan menjadi santapan sedap para pemangsa rakus serta buih tanpa daya, maka Umat harus Cerdas, Kritis, dan Melek Politik. Jangan alergi dan tak acuh terhadap politik dan perjalanan Bangsa.

Dan Masjid adalah tempat  yang strategis bagi pembelajaran Umat, baik keagamaan, Akhlak, Sosial, Ekonomi, Hukum, Politik. Di zaman Nabi, Masjid menjadi pusat Kegiatan Masyarakat bahkan menjadi Pusat Peradaban Manusia. Nabi Bermusyawarah tentang persiapan dan strategi Perang di Masjid. Juga tentang kelaparan, Bencana, Ekonomi Umat, dan Tata Negara. Piagam Madinah pun dibicarakan di Masjid Nabawi.

Ketua DMI Depok Dr I'ie Naseri Muhammad mengingatkan agar para Ketua DKM se-Kota Depok serba Melek, yaitu Melek Kebutuhan Umat, termasuk Melek Ilmu, Melek Ekonomi, Melek Narkoba, Melek LGBT, Melek Politik. "Kalau tidak, maka Ketua DKM menjadi Gagal Paham terhadap perkembangan dan gejala di Masyarakat dan Komunitasnya," ucap Naseri Muhammad.**

Editor: Sonni Hadi

Sunday, September 23, 2018

DAHSYATNYA PERTOLONGAN ALLAH SWT


Allah tidak mengantuk dan tidak tidur, demikian kata Allah QS Al:Baqarah : 255. Ayat yang biasa kita sebut Ayat Kursi.

Allah itu kekal Abadi, tiada berawal dan tiada berakhir ketika semua Makhluk ciptaan-Nya mati. Allah tidak lelah. Allah tidak abai dan terus menerus  mengurus Makhluk-Nya. Allah mengetahui yg di depan dan di belakang mereka. Kursi Allah meliputi Langit dan Bumi. Allah tidak berat mengurus keduanya. Allah Maha Tinggi lagi Maha Besat.
Prof Dr Asep Usman Ismail MA

Apakah Allah memberikan Pertolongan kepada Kita Hamba-Nya?
Allah menjawab : "Ingatlah, sesungguhnya Pertolongan Allah itu anat dekat,"  QS Al-Baqarah : 214.
Apakah Pertolongan Allah itu hanya utk orang yang Beriman? Bagaimana dengan orang orang kafir?
Pertolongan Allah dapat diberikan kepada orang yg Beriman atsu orang yang menghadap Allah dan kepada orang Kafir yang membelakangi Allah.

Bedanya adalah datang nya Pertolongan Allah kpd orang yang Beriman ini lebih cepat ketimbang kpd orang yg kafir sebab mereka membelakangi Ayat Allah. Lagipula, Pertolongan Allah itu ada kriterianya, yaitu yg Cepat, Sedikit-sedikit, Terlambat, dan Tertunda.

Demikian tuturan Prof Dr Asep Usman Ismail MA, Guru Besar UIN Jakarta, dalam membuka Kajian Tatsir Al-Qur 'an di Masjid Al-Muhajirin Sabtu Subuh 22 September 2018. Topik : Dahsyatnya Pertolongan Allah.

Bedanya, sambung Prof Asep, Pertolongan Allah kpd para Nabi lebih cepat datangnya atau diijabahnya. Contoh ketika Nabi Muhammad Saw berdoa sesaat menjelang dimulainya Perang Badar tahun 623, yaitu Perang antara Pasukan Muslim yg berjumlah 300 orang  lawan Pasukan Musyrik Mekah yg berjumlah 1000 orang dengan Perlengkapan perang yang super lengkap. Allah langsung turunkan 1000 Malaikat yang turun dari Langit secara bergelombang sebagmana dituturkan Allah dalam Surah Al-Anfal.

Pertolongan Allah kepada Nabi Ibrahim juga cepat sehingga beliau Selamat dari kobaran api yang menyala-nyala. Api menjadi dingin. Juga kepada Nabi Nuh beserta Seluruh penumpang kapal kayunya serta kepada Nabi Musa As yang Selamat dari kejaran Pasukan Firaun.

Sekarang pun jawaban Allah terhadap doa Umat Muslim dan Mukmin terasa cepat adanya. Terlebih kalau terus dipelihara kekompakkan, persatuan dan persaudaraan, terus menerus menyebut Nama Allah, Ikhlas, pasrah total, dalam keadaan Bersuci, Bertakwa dan Taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Prof Dr Asep menjawab : "Serahkan kepada Allah Tabaraka wa Taala Yang Maha Mengetahui dan Maha Adil." **



Untuk nonton channel yang lain tinggal click logo stasiun tv yang tersedia dibawah
Share this video

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More